Terbesar di Jawa Tengah, Ombak Tsunami Digemari Wisatawan

Kolam ombak tsunami yang dimiliki Surya Yudha Park Banjarnegara kini digemari warga Jawa Tengah. Terbukti, selama pekan lalu warga dari berbagai kabupaten dan kota di Jateng mengunjungi wahana ini.

“Ada yang dari Pati, Grobogan, dan tentu saja kota sekitar Banjarnegara seperti Purbalingga dan Wonosobo,” ujar Costumer Service Surya Yudha Park Nining Aryani.

Wahana ini melengkapi kolam arus, lagoon, kolam pijat ikan, dan 3 kolam lain yang telah tersedia. Sejak awal pengelola mengonsep Surya Yudha Park dengan mengintegrasikan hotel, sport center, permainan, dan petualangan. Wahana yang tersedia memungkinkan anak-anak hingga dewasa menikmatinya.

“Kami mengembangkan destinasi wisata yang terintegrasi, antara hotel, sport center, permainan, dan petualangan. Jadi, untuk keperluan bisnis, sekedar seru-seruan, hingga memancing adrenalin, tersedia di sini,” ujar public relation SYP Nining Aryani, Senin (4/6).

Lokasi SYP yang berdekatan dengan sungai serayu dimanfaatkan pengelola untuk menyajikan konsep tersebut. Sebagaimana diketahui, Sungai Serayu dikenal sebagai salah satu sungai terbesar dan paling menantang di Indonesia. Para penggemar rafting bisa menikmati arus sungai di sana.

Lanjut Nining, pihaknya juga memiliki kolam ombak terbesar di Jawa Tengah. Menggunakan teknologi khusus dari Jepang, kolam ombak Surya Yudha Park mengajak pengunjung menikmati sensasi pantai.

“Ini bukan satu-satunya di Jawa Tengah. Tapi ini yang terbesar. Dari ujung gelombang akan naik tinggi, mengombak, dan akhirnya berderai di ujung lainnya,” kata Nining. Kolam ombak, lanjut Nining, melengkapi tujuh wahana yang selama ini telah tersedia, yaitu kolam arus, lagoon, dengan variasi kedalaman 20, 40, 80, hingga 150 centimeter.

Surya Yudha Park Banjarnegara dikembangkan Satrio Yudiarto, bankir yang telah sukses membidani dan membesarkan BPR Surya Yudha. Ia berkomitmen mengembangan Banjarnegara menjadi destinasi yang menggiurkan wistawan, baik domestik maupun manca.

“Ini menjadi penyemangat saya untuk ‘menjual’ Banjarnegara jadi destinasi favorit. Tidak hanya bagi warga Jateng, tapi juga seluruh Indonesia, dan kelak internasional,” katanya.